Page 85 - Modul Elektronik Mata Kuliah Elektronika Daya (Tri Retno Puspitasari)
P. 85
Kondisi ON dan OFF dari sakelar S + dan S -
ditentukan dengan teknik modulasi, hal ini
menggunakan prinsip PWM. Prinsip PWM dalam
rangkaian ini membandingkan antara sinyal modulasi
Vc (dalam hal ini tegangan bolak-balik luaran yang
diharapkan) dengan sinyal pembawa dengan bentuk
gelombang gigi-gergaji (V) yang terdapat pada
gambar 5.2(a). Secara praktis, jika V c > V maka
sakelar S + akan ON dan sakelar S- akan OFF, dan jika
V c < V maka sakelar S + akan OFF dan sakelar S- akan
ON. Untuk menghasilkan tegangan luaran (V o) satu
fasa, terdapat tiga kondisi jika Sakelar S + dan S -
dioperasikan sebagaimana ditunjukkan pada tabel
berikut:
Tabel 5.1 Pergantian Status Untuk Fase Tunggal
Setengah-Jembatan
Kondisi Ke- Kondisi Vo Komponen
Yang Aktif
1 S+ On dan S- Vi/2 S+ jika i0>0
Off D+ jika i0<0
2 S+ Off dan S- -Vi/2 D- jika i0>0
On S- jika i0<0
3 S+ dan S- Off -Vi/2 D- jika i0>0
Vi/2 D+ jika i0<0
5.2.2 Inverter Jembatan Satu Fasa (Full-Bridge)
Pada gambar 5.3 merupakan rangkaian dasar
inverter jembatan satufasa dengan beban resistif dan
85

