Page 11 - Modul Elektronik Mata Kuliah Elektronika Daya (Tri Retno Puspitasari)
P. 11

blok Gambar 1.2 terdiri dari rangkaian linier yang terintegrasi

                                  dan/atau  prosesor  sinyal  digital.  Kemajuan  revolusioner

                                  dalam  metode  mikroelektronika  telah  memimpin  kemajuan

                                  yang  sangat  pesat  dalam  pengembangan  sistem  kontrol.

                                  Kemajuan  dalam  fabrikasi  teknologi  semikonduktor  telah

                                  menyebabkan peningkatan kemampuan ketahanan arus dan

                                  tegangan  serta  kecepatan  switching  (pensaklaran)  dari

                                  komponen semikonduktor daya untuk unit prosesor daya pada

                                  blok diagram Gambar 1.2.





                                   1.3 Sistem Kontrol


                                             Aplikasi  elektronika  daya  pada  umumnya  untuk

                                      melakukan pengontrolan aplikasi di industri. Oleh karena

                                      itu, diperlukan pemahaman yang baik terhadap teknik dan

                                      sistem  kontrol  berbagai  peralatan  yang  digunakan  di

                                      industri. Sistem kontrol pada dasarnya dibedakan menjadi

                                      kontrol  kontinyu  dan  contoh  diskrit.  Sistem  kontrol

                                      kontinyu sering disebut dengan istilah kontrol proses yang

                                      digunakan  untuk  mengontrol  proses  produksi  yang

                                      berlangsung secara kontinyu seperti pada industri minyak,

                                      gas,  pembangkit  listrik,  distribusi  tenaga  listrik,

                                      pengeboran  minyak  dan  gas,  industri  makanan  dan

                                      minuman       serta    industri-industri     yang     prosesnya

                                      berlangsung  secara  kontinyu.  Sedangkan  kontrol  diskrit

                                      digunakan  untuk  mengontrol  proses  di  industri  yang

                                      berlangsung tidak secara kontinyu melainkan putus-putus.

                                      Industri  perakitan  kendaraan  mempunyai  karakteristik





                                                              11
   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16